(Penulis: IWAN SETYAWAN ADJI (O7/250860/TK/32438)
Apa yang terpikir di benak anda ketika mendengar kata “komputer”??
Sebuah kata yang sering kita dengar di abad 21 ini, era pesatnya kemajuan teknologi informasi. Mungkin banyak orang awam atau anda yang menjawab: “Komputer ya komputer itu sendiri atau PC (Personal Computer) yang sering kita pakai di rumah, warnet, maupun sekolah, punya monitor, CPU, memori, keyboard,dan mouse”. Definisi tersebut juga melekat sekali dalam diri saya sebelum memangku bangku perkuliahan, maklumlah orang awam juga…
. Bahkan orang yang bergelut di bidang IT, misalnya penjual hardware (perangkat keras) komputer pun masih berpikir seperti itu. Meskipun itu juga tidak sepenuhnya salah, tetapi hanya belum mencakup makna secara keseluruhan.
Secara bahasa, komputer berasal dari kata “compute” yang artinya menghitung, jadi komputer adalah subyek atau yang dapat melakukan perhitungan dengan maupun tanpa alat bantu. Dengan kata lain, setiap benda yang dapat melakukan perhitungan adalah komputer, termasuk manusia atau makhluk hidup lainnya yang melakukan proses komputasi dalam sistemnya sendiri atau dalam bentuk aktivitas . Semua mesin atau alat elektronik di dunia ini juga dapat dikatakan komputer, misalnya kalkulator, televisi, mesin fotokopi dan lain-lain. Oleh karena itu, secara istilah komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan.
Satu hal yang saya pikirkan ketika mendengarkan kuliah pertama Data Warehousing (Gudang Data) dan Data Mining (Pengelolaan Data) adalah kuliahnya pasti langsung dengan hal-hal yang berat, cenderung kompleks dan banyak berhubungan dengan istilah-istilah asing. Ternyata pertemuan pertama tersebut membahas suatu hal yang sangat sederhana, seharusnya diketahui namun terlupakan oleh saya, misalnya rincian spesifikasi komputer kita sendiri, pengaturan file-file didalamnya dan jumlah file yang ada dalam komputer kita sendiri serta apakah kita telah menghargai karya orang lain sehubungan dengan maraknya software bajakan maupun jual beli hardware ilegal (black market). Dalam hati saya menjawab “belum” melakukan itu semua secara detail maupun nyata.
Melalui blog ini saya ingin mencoba mengutarakan spesifikasi komputer (laptop) milik saya. Laptop yang saya gunakan adalah Toshiba Satellite A135 dengan prosessor Genuine Intel(R) CPU Pentium Dual Core T2080 @1.73GHz (2 CPU) ~1.7GHz yang saya beli satu semester setelah saya kuliah, jadi kurang lebih sudah berumur 1,5 tahun. Laptop ini menggunakan sistem operasi Windows Vista Home Premium 32 bit asli, kapasitas harddisk 120 GB dengan RAM sebesar 1 GB. RAM sebesar itu hanya standar minimum jika kita menggunakan sistem operasi Windows Vista.

Oleh karena itu, suatu saat nanti saya ingin mengupgrade RAM tersebut hingga 4 GB (RAM maksimal untuk laptop saya) sehingga dapat lebih mudah mempercepat kerja aplikasi atau program berat didalamnya seperti Autodesk 3ds Max Studio 2009 32 bit, NetBeans IDE 6.1, Microsoft Visual Studio 2008. Graphic card (VGA) dalam laptop saya adalah Intel GMA 950 dengan memori 225 MB. Berikut ini adata laptop saya yang dibaca menggunakan DirectX Diagnostic Tools.

Saya mengakui bahwa sebagian besar program-program dalam laptop saya adalah bajakan sebab tidak memungkinkan jika semua harus orisinil mengingat keterbatasan dana. Namun saya menggunakan beberapa program freeware jika ada program freeware yang dapat menggantikan posisi program berbayar, misalnya program komputasi Scilab saya pakai untuk menggantikan Matlab, Open Office menggantikan Microsoft Office. Harapan saya ke depan, semoga semakin banyak software yang menyediakan versi education (kepentingan pendidikan) sebagai sarana untuk belajar khususnya untuk mahasiswa IT. Beberapa software versi education dalam laptop saya antara lain Microsoft Project dan Microsoft Visual Studio 2008, dimana setiap orang mempunyai serial number tunggal untuk setiap software sehingga tidak dapat digunakan oleh orang lain.
Saya melakukan pembagian harddisk menjadi 3 bagian, yaitu drive ADJIE (C:) berkapasitas 60GB, ADJIE (D:) berkapasitas 30 GB, ADJIE (E:) berkapasitas 30 GB. Semua harddisk tersebut bertipe NTFS. Drive ADJIE (C:) berisi file sistem operasi Windows Vista Home Premium, file Documents serta program-program aplikasi lainnya. Drive ADJIE (D:) berisi folder Entertainment (berisi video, musik), folder Photo (terdiri dari beberapa folder berdasarkan event atau acara), serta beberapa program aplikasi yang membutuhkan space besar, misalnya Microsoft Expression, Microsoft Visual Studio 2008 dan beberapa aplikasi game. Saya sengaja menginstal beberapa program berat ke drive D: agar mengurangi kerja drive C: yang cenderung berat karena juga menjalankan sistem operasi ketika laptop digunakan. Drive (E:) berisi file-file kuliah, file-file film serta file master program yang belum sempat saya burning ke DVD/CD R. DVD RW Drive laptop saya adalah FUJITSU MHW2120BH ATA, cukup memuaskan kerjanya namun terkadang error untuk menginstal program berat dari DVD. Berikut ini adalah spesifikasi harddisk dalam laptop saya:

Laptop saya keseluruhannya mempunyai file. Sistem operasi Windows Vista Home Premium membutuhkan space sebesar 1,14 GB. Drive ADJIE (C:) terdiri dari 204.902 file dan 28.309 folder. Berikut ini gambaran isi dari drive C:

Drive ADJIE (D:) terdiri dari 31.133 file dan 3.322 folder. Berikut ini gambaran isi dari drive D:

Drive ADJIE (E:) terdiri dari 53.454 file dan 3.088 folder. Berikut ini gambaran isi dari drive E:

Secara keseluruhan laptop saya berisi 289.489 file dan 34.719 folder. Semua perhitungan data tersebut menggunakan TuneUp Disk Space Explorer yang merupakan bagian dari TuneUp Utilities 2009. Berikut ini adalah spesifikasi isi harddisk laptop saya secara keseluruhan:

Berdasarkan hasil diatas dapat disimpulkan bahwa sebagian besar laptop saya memang berisi program-program aplikasi dan master program (50%) karena tuntutan kuliah saya sebagai calon orang IT harus banyak belajar aplikasi. File video dan music (32%) terdiri dari folder Entertainment didalamya terdapat sub folder Video dan Musik, folder Video terdiri dari Movie, Film Seri, dan Video Klip, folder Musik terdiri dari Lagu Indonesia, Lagu Barat, dan Lagu Jepang. File Compressed Archives sebesar 8% merupakan file-file yang sengaja saya kompresi untuk menghemat kapasitas harddisk, misalnya: file kuliah tiap semester. File Images yang terdiri dari Wallpaper, Foto Kenangan dan Foto Event, masing- masing mempunyai spesifikasi sendiri didalam setiap foldernya. File Documents sebesar 3% dan paling kecil diantara lainnya berisi file-file laporan praktikum, tugas kuliah dan lain-lain. Sehingga dapat saya simpulkan cara saya menyimpan data agar mudah ditemukan adalah dengan membagi harddisk saya menjadi beberapa bagian kemudian setiap bagiannya saya buat grup folder berdasarkan temanya, misalkan folder Musik. Folder musik merupakan bagian dari folder Entertainment, maka folder Musik tersebut sebagai sub folder dari folder Entertainment. Selain itu, saya juga menggunakan fasilitas Search pada Windows untuk mencari file-file yang dibutuhkan dengan cepat.
Seperti yang kita ketahui, seiring bertambahnya waktu maka harga memory (data storage) semakin murah bahkan berkali-kali lipat lebih murah. Misalnya saja, saya dulu membeli flash disk berkapasitas 128 MB dengan harga Rp 150.000,00 namun sekarang ini uang sebesar itu dapat kita belanjakan flash disk berkapasitas 4 GB dengan merk dan kualitas terbaik, sungguh hal yang cukup mengecewakan saya maupun pembeli lain yang telah membeli bertahun-tahun yang lalu. Namun hal ini juga tidak dapat kita salahkan karena dengan berkembangnya industri Teknologi Informasi khususnya media penyimpanan, semua pabrikan media penyimpanan berusaha untuk bersaing menjual produknya dengan harga bersaing namun tetap menunjukkan kapasitas atau kualitas terbaik dari kompetitornya. Dan suatu saat nanti saya ingin membeli harddisk eksternal sebagai media penyimpanan maupun “back up” data penting yang selama ini saya rasa masih kurang kapasitas jika disimpan dalam laptop saya.
Mohon saran dan kritiknya berupa comment pada kotak dibawah ini ya?
Demi kemajuan blog ini agar semakin berkualitas…
Trima kasih banyak…
Penulis: IWAN SETYAWAN ADJI
07/250860/TK/32438